Dashboard & Laporan
Dashboard dan laporan yang tidak perlu dijaga tiap minggu
Sebagian besar bisnis tidak kekurangan data. Yang kurang adalah satu tempat di mana angka yang sama berarti hal yang sama untuk semua orang — dan cara mengirimkannya tanpa ada yang harus mengingat.
Bagian ini mengurus keduanya: definisi metrik yang dipakai bersama, grafik yang dibangun dari definisi itu, dan penjadwalan yang mengantarkannya sebelum ditanya.
Tiga versi angka yang sama
Omzet versi keuangan ≠ versi operasional
Yang satu memasukkan pajak, yang lain tidak. Rapat berubah menjadi diskusi tentang rumus, bukan tentang bisnis.
Rekap dibuat manual tiap Senin pagi
Dua jam menyalin, menempel, dan merapikan — pekerjaan yang persis sama setiap minggu, dan tetap salah sesekali.
Spreadsheet-nya berat dan sudah tidak ada yang berani menyentuh
Rumusnya menumpuk lima tahun. Yang membuatnya sudah pindah kerja.
Dari database ke laporan yang terkirim sendiri
- 10 menit
Sambungkan sumber datanya
PostgreSQL atau MySQL dengan pengguna read-only yang Anda buat sendiri, REST API, berkas JSON atau Excel, atau Google Sheets. Kredensial disimpan terenkripsi dan tidak pernah ditampilkan ulang.
- 30–60 menit
Definisikan metrik sekali
“Omzet bersih”, “transaksi valid”, “cabang aktif” — didefinisikan di semantic layer, dipakai seluruh grafik dan seluruh jawaban chat. Satu definisi, bukan satu per laporan.
- 5 menit per laporan
Jadwalkan pengirimannya
Laporan harian jam 7 pagi ke pemilik, rekap mingguan Senin ke grup manajer. Terkirim lewat WhatsApp, bukan email yang tidak dibuka.
Yang bisa dikerjakan
Semantic layer & Kamus Data
Satu tempat mendefinisikan arti setiap metrik. Ini yang membuat jawaban chat dan angka dashboard tidak pernah berbeda — keduanya membaca definisi yang sama.
Grafik yang menjawab satu pertanyaan
Batang, garis, dan tabel. Tanpa gauge tiga dimensi dan tanpa donat berisi dua belas irisan, karena keduanya membuat perbandingan lebih sulit, bukan lebih mudah.
Laporan terjadwal
Harian, mingguan, atau bulanan, dengan zona waktu WIB. Terkirim ke nomor atau grup WhatsApp yang ditentukan.
Ekspor CSV dan gambar
Untuk yang tetap perlu diolah di spreadsheet, dan untuk yang perlu ditempel ke presentasi.
Perbandingan periode
Minggu ini vs minggu lalu, bulan ini vs bulan yang sama tahun lalu. Angka tanpa pembanding tidak memberi tahu apa pun.
Akses per peran
Manajer cabang melihat cabangnya; pemilik melihat semuanya. Dibatasi di kueri, bukan disembunyikan di tampilan.
Yang belum bisa
Daftar ini ada di setiap halaman produk kami, dan diperbarui saat keadaannya berubah. Halaman yang tidak menyebut satu pun batasan biasanya bukan produk tanpa batasan.
-
Menggabungkan beberapa sumber dalam satu grafik
Satu grafik membaca satu koneksi. Menggabungkan database kasir dan database gudang dalam satu angka belum bisa.
-
Menulis balik ke database
Tidak ada fitur input data, koreksi transaksi, atau anotasi yang tersimpan ke sumber. Koneksinya memang sengaja read-only.
-
Dashboard bebas seret-lepas
Tata letaknya sederhana dan ditentukan sistem. Kanvas kosong dengan puluhan widget adalah cara tercepat membuat dashboard yang tidak dibaca siapa pun.
-
Data warehouse dan transformasi berat
Tidak ada penjadwalan ETL atau materialisasi tabel. Bila kueri Anda butuh transformasi berat, itu pekerjaan yang tetap harus dilakukan di sisi database.
Pertanyaan yang sering muncul
Database saya jadi lambat karena ini?
Bisa dipakai kalau data saya masih di spreadsheet?
Berapa lama sampai laporan pertama jalan?
Kalau laporan gagal terkirim, saya tahu dari mana?
Lanjutkan membaca
Pilar
Tanya Data pakai AI
Ketik “omzet cabang mana yang turun minggu ini” — jawabannya datang beserta SQL yang menghasilkannya.
Pilar
WhatsApp Gateway
Laporan pagi masuk ke chat, dan pertanyaan susulan dijawab di tempat yang sama.
Artikel
Laporan Penjualan Harian: Apa yang Layak Masuk
Cara menyusun laporan harian yang benar-benar dibaca: berapa angka yang cukup, periode pembanding yang benar, dan jam pengiriman yang tepat.
Coba dengan pertanyaan Anda sendiri
Kirim satu pertanyaan lewat WhatsApp — tidak perlu daftar dulu. Atau buat akun dan sambungkan sumber data Anda; verifikasinya lewat kode OTP di WhatsApp, bukan email.