Lompat ke konten

Untuk Retail multi-cabang

Data penjualan lima cabang, dibaca dari satu chat

Menambah outlet kedua mengubah pekerjaan pemilik secara diam-diam: yang tadinya bisa dilihat sendiri sekarang harus dilaporkan orang lain. Pada outlet kelima, seluruh gambaran bisnis bergantung pada rekap yang disusun manual oleh orang yang juga sedang mengurus hal lain.

Yang dibutuhkan bukan sistem kasir baru — data itu sudah ada di sistem yang Anda pakai sekarang. Yang dibutuhkan adalah cara membacanya tanpa harus meminta.

Yang biasa ditanyakan di retail multi-cabang

  • omzet 5 cabang minggu ini berapa?
  • cabang mana yang turun dibanding minggu lalu?
  • produk apa yang cuma laku di cabang tertentu?
  • rata-rata belanja per struk cabang mana yang paling tinggi?
  • stok apa yang menumpuk di gudang tapi habis di cabang?

Diketik apa adanya di WhatsApp — tanpa tanda baca, dengan singkatan, seperti pesan biasa.

Yang biasanya jadi ganjalan

  • Rekap antar cabang datang dalam format berbeda-beda dan harus disatukan manual.
  • Cabang yang turun baru ketahuan saat laporan bulanan, sebulan setelah penurunannya mulai.
  • Manajer cabang dan pemilik memakai angka yang berbeda untuk hal yang sama.

Yang berubah setelahnya

Perbandingan cabang yang adil

Omzet per jam buka dan per luas toko, bukan hanya total — supaya cabang kecil tidak selalu terlihat kalah.

Rekap pagi ke grup manajer

Angka yang sama sampai ke semua orang pada waktu yang sama, sebelum rapat dimulai.

Pertanyaan susulan dijawab di tempat

“Kenapa Ngaliyan turun?” bisa langsung ditanyakan di chat yang sama, tanpa menunggu siapa pun.

Bagian produk yang paling dipakai di sini

Laporan mingguan yang terkirim sendiri, dari angka yang sama untuk semua orang.

Buka halaman Dashboard & Laporan

Pertanyaan khusus retail multi-cabang

Sistem kasir saya bisa disambungkan?

Bila datanya tersimpan di PostgreSQL atau MySQL dan Anda bisa membuat pengguna read-only, bisa. Sistem kasir berbasis cloud juga bisa, selama ia menyediakan REST API atau ekspor berkala berformat JSON, Excel, atau Google Sheets.

Cabang baru harus disiapkan ulang?

Tidak, selama datanya masuk ke database yang sama dengan penanda cabang. Cabang baru langsung ikut terhitung.

Tanya pakai contoh usaha Anda sendiri

Kirim satu pertanyaan yang biasanya Anda tanyakan ke staf. Kami balas dengan gambaran cara menjawabnya dari data Anda.