Untuk Logistik
Pengiriman, keterlambatan, dan biaya per rute
Di logistik, rata-rata menipu. Rute yang rata-rata tepat waktu bisa jadi punya satu hari dalam seminggu yang selalu kacau, dan hari itulah yang membuat pelanggan pindah.
Pertanyaan yang berguna hampir selalu berbentuk perbandingan: rute mana, hari apa, dibanding periode apa. Bentuk itu yang sulit dijawab spreadsheet dan mudah dijawab kueri.
Yang biasa ditanyakan di logistik
- rute mana yang paling sering telat bulan ini?
- biaya per kilogram rute jakarta-semarang berapa?
- berapa pengiriman yang gagal minggu ini dan kenapa?
- armada mana yang paling sedikit dipakai?
- pelanggan mana yang volumenya turun tiga bulan terakhir?
Diketik apa adanya di WhatsApp — tanpa tanda baca, dengan singkatan, seperti pesan biasa.
Yang biasanya jadi ganjalan
- Keterlambatan dilaporkan sebagai keluhan, bukan sebagai angka yang bisa ditelusuri.
- Biaya per pengiriman diketahui total per bulan, tidak per rute atau per pelanggan.
- Beban armada tidak merata, tetapi ketimpangannya baru terlihat saat ada kendaraan menganggur.
Yang berubah setelahnya
Keterlambatan sebagai angka
Persentase tepat waktu per rute dan per hari, bukan kesan umum yang berubah tiap orang ditanya.
Biaya per satuan yang berarti
Per kilogram, per kilometer, atau per pengiriman — dihitung dari definisi yang disepakati sekali di semantic layer.
Peringatan pelanggan yang menyusut
Penurunan volume pelanggan besar terlihat saat masih bisa ditindaklanjuti, bukan saat kontraknya berakhir.
Bagian produk yang paling dipakai di sini
Laporan mingguan yang terkirim sendiri, dari angka yang sama untuk semua orang.
Pertanyaan khusus logistik
Data GPS dan pelacakan bisa dibaca?
Bisa menghitung estimasi ongkos otomatis?
Jenis usaha lain
Tanya pakai contoh usaha Anda sendiri
Kirim satu pertanyaan yang biasanya Anda tanyakan ke staf. Kami balas dengan gambaran cara menjawabnya dari data Anda.